This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Klik Iklan

Wednesday, February 28, 2024

Tradisi Nyadran di Makam Lamaran Desa Kaliprau

 By :Dian Paturoma


Menurut penuturan dari Mbah Abdullah atau juru kunci makam lamaran bahwasanya pada zaman dahulu ada seseorang yang bernama Buyut Kuwu Sangkang atau biasa disebut Mbah Sodo berasal dari Cirebon yang berkelana hingga sampai ke Desa Kaliprau Kec. Ulujami Kab. Pemalang. Setiba di Desa Kaliprau beliau kesehariannya mencari ikan dengan menggunakan “Sodo” atau alat pencari ikan disekitar lamaran.

Buyut Kuwu Sangkang mempunyai istri bernama Buyut Liem dengan nama lain Darkonah yang konon katanya menanam pohon disekitar lamaran.

Beliau dikenal orang yang baik dan hingga meninggal pun makamnya masih dirawat disekitar lamaran yang dikelilingi pohon rindang dan area persawahan yang kini sudah tidak lagi dbisa ditanami padi akibat air rob yang masuk.


Untuk mengingat sejarah dari makam lamaran  diadakanlah tradisi nyadran atau serangkaian acara yang dilakukan oleh masyarakat untuk mendo’akan leluhur dan mengingat “Nguri-Nguri”.

Tradisi nyadran biasa diadakan menjelang bulan puasa yakni biasa disebut oleh masyarakat setempat bulan ruwah dengan mengundang tokoh masyarakat, pemdes dan warga setempat.

Dengan serangkaian acara yakni pembukaan, sambutan dari juru kunci, sambutan pemdes dan do’a yang dipimpin oleh tokoh masyarakat setempat.

Monday, February 26, 2024

Angin Puting Beliung Menerjang Pemukiman Desa Kaliprau

 By:Dian Paturoma



KALIPRAU, Pada musim penghujan di bulan Februari ini, Minggu (25/2/2024) terjadi angin puting beliung yang menerjang pemukiman di Desa Kaliprau tepatnya di dusun IV.

Berdasarkan pantauan yang dilakukan pemdes dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terjadi kerusakan rumah warga yakni bagian atap yang berterbangan jatuh akibat kencangnya angin tersebut.



Setelah melakukan pemantauan pemdes bersama BPBD tercatat ada sekitar 15 rumah warga yang terkena dampak dari angin puting beliung.



Bencana angin puting beliung ini tidak hanya mengakibatkan atap rumah warga rusak akan tetapi juga sempat mengganggu jaringan listrik di daerah setempat dan berhasil diatasi oleh warga.

Angin puting beliung  juga menerjang tetangga Desa Kaliprau yakni Desa Tasikrejo yang kebetulan berbatasan langsung disebelah timur.